Tertipu

Hari minggu, dimana semua orang termasuk gw leyeh leyeh entah dimana pun. Di rumah, di taman atau di mall, lalu diusir satpam.

Gw sedang leyeh leyeh di kamar sambil baca baca timeline twitter. 
Tiba-tiba handphone berdering dengan nomer (082160915788 dan 082165986777) yang tak dikenal...
Gw angkat:

Gw: Halo
Penelpon: Halo, wah apa kabar? lagi ngapain?
G: *sambil berpikir ini siapa* baek. lagi baring baring aja
P: ya ampun kerjanya tidur2an aja.
G: ini siapa ya?
P: wah masa nggak kenal. Masa nggak inget sih.
G: siapa ya? *sambil berpikir*
P: beuh masa nggak kenal
G: bang yayang ya? *sepupu gw di aceh*
P: iya ini bang yayang. eh abang lagi di bea cukai nih, lagi ada penangkapan selundupan benda elektronik. banyak banget barangnya, ada galaxy tab2, iphone dan lain2.
G: wah, banyak amat. berapaan itu?
P: Gtab 1,4jt kalo iphone 1,5jt.
G: bentar *gw kasih tahu ke bapak dan emak kalo ada barang bagus* wah mau dong Gtab2 1 dan Iphonenya 2.
P: oke abang bilangin dulu sama kenalan abang di bea cukai.

sambil menunggu gw leyeh leyeh...
lalu berdering lagi:

P: nih uda abang bilangin, biar diurus semua dokumennya. tapi, telepon dulu ke bos bea cukainya supaya dia percaya kalo yang beli ini sodara abang.
G: oke. mana nomernya?
P: nih catet *menyebutkan nomer*
G: oke nanti ditelpon.
tutup.

Lalu gw nelpon si bapak bea cukai bernama Robert (085262283898).

G: halo pak robert?
R: iya. ini yang mau ngambil Gtab2 1 dan iphone 2 ya?
G: iya. ini sepupunya bang yayang. nanti dia yang ngurus semuanya. sekaligus pembayarannya.
R: oh gak bisa lewat  sepupunya. langsung transfer ke rekening saya saja. biar gak keliatan sama orang2. 
G: *mulai curiga* oke pak. mana no rekeningnya?
R: saya sms ya (BCA 8370122203).
G: oke pak.
Tutup.

Lalu gw telepon lagi "bang yayang" sepupu gw. lalu menjelaskan bahwa uangnya akan di transfer ke rekening bapak robert. dan dia bilang barang sudah di tangan dan tinggal menunggu surat2 resminya sebelum pengadilan datang. Lalu katanya segera transfer saja ke rekening bapak itu. Sebesar 4.400.000; Gtab 1,4jt dan 2 iPhone 3jt. 'siap' gw bilang.

Gw pun pergi ke ATM meminjam tabungan bapak gw. Selesai transfer, gw kabari si 'bang yayang' dan bapak robert itu. bahwa uangnya sudah ditransfer.

Gw ada rasa ragu saat mau transfer dan entah kenapa gw lakuin saja. walaupun gw tanya sama adeknya sepupu gw itu nomernya bang yayang. gw telepon tapi gak di angkat. ya udah gw transfer aja.

Lalu beberapa saat setelah gw nyampe rumah, gw di telpon lagi sama 'bang yayang' sepupu gw itu:

P: di... sorry kali nih, ada sedikit masalah, orang pengadilannya datang dan abang belom sempat keluar jadi ketahuan kalau ada yang beli,
G: trus? *kalo ini bang yayang, kenapa manggil gw 'di' bukan 'dit'* *lalu terus curiga*
P: iya harus ada sogokan lah namanya. mereka minta 1,5jt. tapi gini, abang mau ambil juga nih laptop 3, jadi mau pinjam nanti di transfer aja ke pak robert itu. jadi semuanya 3jt aja.
G: kalo masalah pinjam, bilang dulu sama om (bapak gw). nih nomernya, *gw sebutin nomer bapak gw*
P: oke2.
Tutup.

Kemudian berlanjut si 'bang yayang' itu nelpon gw kalo uangnya harus di transfer sekarang sekalian pinjam. Ternyata, dia nggak nelpon bapak gw untung bilang pinjam. Jadi kecurigaan gw dan bapak dan adek gw pun tambah besar.
Gw sama bapak gw masih berpikir mau gak transfer lagi 1,5jt. Tapi gw juga ogah bayar lagi. Kenapa sebelumnya di simpan dulu barangnya sebelum si orang pengadilannya datang. Jadi gw mengulur waktu untuk tidak mentransfer tambahan uang lagi.

Adek gw punya inisiatif, menelpon bang yayang gw yang asli. lalu dia tanya lagi dimana? dan bang yayang gw bilang lagi dirumahnya yang di Sigli. 
Jeng..jeng...jeng... *suara musik*
KAMPRET!!! 
Berarti kita di tipu!
gw pun lemas dan bapak gw langsung cemberut.

Selama mikir kok bisanya gw ditipu, si 'bang yayang' dan pak robert itu terus sms dan telepon menanyakan tambahan uang 1,5jt itu. Lalu gw buat alasan kalo ATMnya jauh lalu kendaraan gw lagi di pake emak *padahal ada 2 motor di rumah*. Mereka bilang ok kita tunggu.
Gw pun menelpon ke customer service bank ATM bapak gw, menanyakan kalau mau mengurus kesalahan transfer bagaimana kalau beda bank? mereka menjawab harus ke bank yang di transfer. OK. 
Langsung gw telepon customer service bank yang gw transfer. mereka meminta seluruh data si penerima dan data gw. lalu minta membuat surat pernyataan salah transfer dan fotokopi KTP dan di fax kan. Semuanya gw lakukan secepat mungkin dalam sehari itu. Maklum sudah jam 3 sore.

Bank penerima sedang melakukan proses pengembalian uang yang salah transfer. Mereka juga bertanya ini penipuan atau memang salah transfer? gw bilang salah transfer. Karena kalau sampai ada penipuan, gw harus ke kantor polisi untuk ngurus penipuannya yang mana bakalan memakan waktu banyak dan ada uang lagi. Gw juga udah browsing2 kalau salah transfer bisa kembali lagi uangnya. Dan semoga saja kembali. AMIN!!!

Sampai tulisan ini dibuat, si 'bang yayang' dan pak robert itu terus menerus menelpon dan meng-sms menanyakan tambahan uang itu dan gw tidak meresponnya.

Jadi, jangan sampai tertipu seperti gw yah.
Mereka menelpon seolah2 mereka saudara kita dan berlagak kita lupa lalu kita menyebutkan salah satu nama keluarga kita. Dan terjadilah cerita diatas.

Doakan uang bapak gw kembali. Kalalu tidak gw bakalan menggantinya. :(

Dan ini sebagai pelajaran kita semua.

^^

2 responses to “Tertipu

  1. yasalam turut berduka
    btw nomer tlp dan data rekening kok tidak di cantumkan ?

Archives