Sedang
berada di Kota Medan, Sumatera Utara? Dan berkeinginan berkendara di jalanan
Kota Medan?
Mungkin
bisa mengikuti beberapa tips dan saran yang saya berikan ini.
Hal-hal
yang perlu diperhatikan ketika berkendara di jalanan Kota Medan adalah
- Pakailah helm.
Mungkin
ini anjuran yang umum disetiap mengendarai motor (atau kreta. Bahasa medan.).
Kalau mengendarai mobil tidak perlu menggunakan helm (atau anda ingin seperti
pembalap offroad).
Walaupun
jarak yang anda tempuh dekat, tetaplah menggunakan helm. Dikarenakan pengendara
mobil dan motor di jalanan Kota Medan itu sangar-sangar.
- Pakailah kaca spion.
Jangan
heran jika di jalanan Kota Medan anda mendapati pengguna motor yang tidak
menggunakan kaca spion. Walaupun ada polisi di depan mereka, mereka tetap saja
santai. Bagaimana mereka bisa melihat kebelakang ketika mau belok? THEY ARE TURNING
THEIR HEAD!!!
Bahaya
banget gak sih.
- Hidupkan lampu sein ketika berbelok.
Nah
ini yang penting ketika kita belok. Pastikan hidupkan lampu sein dan melihat
dari kaca spion ada kendaraan atau tidak di belakang kita. Tapi kita juga harus
berhati-hati dengan pengendara yang terkadang tidak melihat tanda lampu yang
kita pasang!
So,
berhati-hatilah.
- Lihat kanan kiri ketika sedang berkendara.
Hal
inilah yang membuat jantung berdebar dan mulut berucap kata yang tak pantas.
Bayangkan ketika kita sedang menyetir, mobil atau motor, ada yang tiba-tiba
nyelonong dari arah kanan atau kiri. Biasanya dan kebanyakan yang menerapkan
hal itu pengguna motor. Saya sebagai pengguna motor saja jadi kaget jika ada
yang menyelonong masuk ke jalur kita.
- Awas ada Becak (dan lain-lain)!!!.
Nah
ini yang menjadi musuh sebagian pengendara. Di Kota Medan masih banyak becak
berkeliaran yang digunakan masyarakat sebagai alat transportasi. Jaman dulu sih
bolehlah ngomel-ngomel kalo kita sedang berkendara dan di depan kita ada becak
yang berjalan lambat karena itu adalah becak dayung (pake sepeda). Lah sekarang
sudah menggunakan motor (disebut Betor. Becak Motor) pun tetap saja jalannya
lambat. Sehingga menyebabkan macet di beberapa ruas jalan. Dan mereka tidak
punya kaca spion yang mana kalo belok tidak melihat ke belakang!!!.
Lain-lainnya
apa? Well, ada yang dorong gerobak jualannya di tengah jalan. Ada yang parkir
seenak jidat. Dan masih ada yang
menggunakan becak dayung tapi bukan mengangkut orang, tapi barang dagangan atau
belanjaan.
Harus
ekstra sabar dan berhati-hati deh.
- Berklakson rialah.
Gunakanlah
klakson sesering mungkin. Yang dikarenakan tindakan-tindakan pengendara lain
yang disebutkan di atas tadi. Hal ini untuk memperingati mereka-mereka yang
ugal-ugalan berkendara di jalan raya.
Kalo
malam kan biasanya kita menggunakan lampu jauh yang kita pencet-pencet supaya
mereka tau. Di Kota Medan, PERCUMA!!!. Pengendara motor bakalan cuek aja karena
mereka TIDAK PAKE SPION!!! Dari mana tau klo kita kedip-kedipin lampu? Jadi,
gunakanlah klakson!
- Nekat.
Jika
tidak berani, jangan lakukan hal ini. Tapi, di Medan kita harus melakukan hal
ini. (lah?)
Jadi
nekat di sini adalah saat kita di jalan raya dan mau belok ke kanan, kita pasti
liat depan kosong atau tidak dan belakang ada kendaraan atau tidak. Hal ini
tidak berlaku di Kota Medan. Karena jalanan kota medan itu ramai sekali. Susah
mendapatkan space kosong untuk berbelok. Jadi harus nekat berbelok ketika
ramai. Tapi ya jangan langsung nyeruduk, nanti berabe urusannya. :P
- Berhati-hatilah.
Hal
yang terakhir: berhati-hatilah dalam berkendara. Di mana pun anda berada.
Demikianlah
tips dan saran yang bisa saya berikan. Semoga berguna!
Hal
ini sesuai dengan pengalaman yang saya alami ketika harus berkendara di Kota
Medan ketika mudik kemaren.
HORAS!!!!
Post a Comment