Berkendara di Kota Medan 101


Sedang berada di Kota Medan, Sumatera Utara? Dan berkeinginan berkendara di jalanan Kota Medan?
Mungkin bisa mengikuti beberapa tips dan saran yang saya berikan ini.

Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika berkendara di jalanan Kota Medan adalah

  1. Pakailah helm.
Mungkin ini anjuran yang umum disetiap mengendarai motor (atau kreta. Bahasa medan.). Kalau mengendarai mobil tidak perlu menggunakan helm (atau anda ingin seperti pembalap offroad).
Walaupun jarak yang anda tempuh dekat, tetaplah menggunakan helm. Dikarenakan pengendara mobil dan motor di jalanan Kota Medan itu sangar-sangar. 

  1. Pakailah kaca spion.
Jangan heran jika di jalanan Kota Medan anda mendapati pengguna motor yang tidak menggunakan kaca spion. Walaupun ada polisi di depan mereka, mereka tetap saja santai. Bagaimana mereka bisa melihat kebelakang ketika mau belok? THEY ARE TURNING THEIR HEAD!!!
Bahaya banget gak sih.

  1. Hidupkan lampu sein ketika berbelok.
Nah ini yang penting ketika kita belok. Pastikan hidupkan lampu sein dan melihat dari kaca spion ada kendaraan atau tidak di belakang kita. Tapi kita juga harus berhati-hati dengan pengendara yang terkadang tidak melihat tanda lampu yang kita pasang!
So, berhati-hatilah.

  1. Lihat kanan kiri ketika sedang berkendara.
Hal inilah yang membuat jantung berdebar dan mulut berucap kata yang tak pantas. Bayangkan ketika kita sedang menyetir, mobil atau motor, ada yang tiba-tiba nyelonong dari arah kanan atau kiri. Biasanya dan kebanyakan yang menerapkan hal itu pengguna motor. Saya sebagai pengguna motor saja jadi kaget jika ada yang menyelonong masuk ke jalur kita. 

  1. Awas ada Becak (dan lain-lain)!!!.
Nah ini yang menjadi musuh sebagian pengendara. Di Kota Medan masih banyak becak berkeliaran yang digunakan masyarakat sebagai alat transportasi. Jaman dulu sih bolehlah ngomel-ngomel kalo kita sedang berkendara dan di depan kita ada becak yang berjalan lambat karena itu adalah becak dayung (pake sepeda). Lah sekarang sudah menggunakan motor (disebut Betor. Becak Motor) pun tetap saja jalannya lambat. Sehingga menyebabkan macet di beberapa ruas jalan. Dan mereka tidak punya kaca spion yang mana kalo belok tidak melihat ke belakang!!!.
Lain-lainnya apa? Well, ada yang dorong gerobak jualannya di tengah jalan. Ada yang parkir seenak jidat.  Dan masih ada yang menggunakan becak dayung tapi bukan mengangkut orang, tapi barang dagangan atau belanjaan.
Harus ekstra sabar dan berhati-hati deh.

  1. Berklakson rialah.
Gunakanlah klakson sesering mungkin. Yang dikarenakan tindakan-tindakan pengendara lain yang disebutkan di atas tadi. Hal ini untuk memperingati mereka-mereka yang ugal-ugalan berkendara di jalan raya.
Kalo malam kan biasanya kita menggunakan lampu jauh yang kita pencet-pencet supaya mereka tau. Di Kota Medan, PERCUMA!!!. Pengendara motor bakalan cuek aja karena mereka TIDAK PAKE SPION!!! Dari mana tau klo kita kedip-kedipin lampu? Jadi, gunakanlah klakson!

  1. Nekat.
Jika tidak berani, jangan lakukan hal ini. Tapi, di Medan kita harus melakukan hal ini. (lah?)
Jadi nekat di sini adalah saat kita di jalan raya dan mau belok ke kanan, kita pasti liat depan kosong atau tidak dan belakang ada kendaraan atau tidak. Hal ini tidak berlaku di Kota Medan. Karena jalanan kota medan itu ramai sekali. Susah mendapatkan space kosong untuk berbelok. Jadi harus nekat berbelok ketika ramai. Tapi ya jangan langsung nyeruduk, nanti berabe urusannya. :P

  1. Berhati-hatilah.
Hal yang terakhir: berhati-hatilah dalam berkendara. Di mana pun anda berada.

Demikianlah tips dan saran yang bisa saya berikan. Semoga berguna!
Hal ini sesuai dengan pengalaman yang saya alami ketika harus berkendara di Kota Medan ketika mudik kemaren.
HORAS!!!!

Archives