New Year Eve 2012

Perjalanan itu ada suka maupun duka.

Seperti halnya dengan perayaan pergantian tahun yang gw lakukan bersama teman teman di Singapura.
Jadi rencana ngerayain tahun baru di singapura ini sudah di rencanakan seminggu sebelum hari H.

Awalnya 4 orang termasuk gw, eh berubah lagi sehari sebelum berangkat jadi 3 orang saja. Gw dan 2 orang temen gw. Cewek.

Kami berangkat dari 2 tempat yang berbeda dan waktu yang berberda. Teman 1 (sebut saja namanya N) berangkat dari pelabuhan Harbour Bay Batu Ampar. Sedangkan gw dan teman 2 (sebut saja namanya A) berangkat dari pelabuhan Batam Centre. Si N berangkat jam 10an dan gw berangkat jam 2an. Awalnya sih gw dan si A mau berangkat jam 3, eh tapi di tawari yang jam 2 ya sudah kami berangkat sesuai disarankan. Supaya tidak membuang waktu. Waktu adalah emas. Yang tidak bisa di jual. #halah

Kata orang-orang sih yang sudah (atau belum) merayakan pergantian tahun di singapura bakalan rame dan berdesakan dan ngantri. Iya gw percaya akan hal itu. Mana ada sih tempat yang menggelar acara pergantian tahun yang tidak rame?. Mari dibuktikan dengan pergi kesana dan mengalami sendiri. Kalau pun rame dan ngantri, toh itu akan jadi pelajaran kita untuk selanjutnya dan bisa membuat bahan blog. Yakan? :)

Sebelum nyampe, gw saranin sama si A bahwa kalau di tanya sama petugas imigrasi di sana bilang saja kita menginap di Bugis Backpakers Hostel Singapore. 'Oke' jawab si A. Tiba di singapura. Ngantri imigrasi. Gw jalan duluan maju menuju petugas imigrasi. Hanya di tanyakan nama gw saja tidak lebih dari itu. Giliran si A yang menghadap ke petugas imigrasi.

Petugas : 'where are you gonna stay tonight?'

Si A : 'Bugis Hospital'

Petugas : 'HAHAHAHAHAHA'

Si A : 'Hahahahahah.... sorry I mean Bugis Hostel for Backpackers'

Petugas : (masih cekikikan)

Gw melihat dari jauh kenapa mereka tertawa tawa, pasti ada yang lucu.

Ternyata benar. Si A menceritakan hal tersebut dan gw ngakak di depan banyak orang. HAHAHAHAHA (sampe nulis ini pun gw cekikikan)

Siapa bilang rame? antrian imigrasi panjangnya seperti weekend biasanya. Tapi sebelum kami nyampe, si N emang menunggu selama +- 2 jam ngantri imigrasi. Tapi tidak dengan kami. Hanya butuh 15 menit sudah bebas dari imigrasi. MUAHAHAHAHAHA. Sepertinya ada ngaruh ke muka nih. #poseganteng

Lalu.

Kami lalu menuju Orchad Road (Wisma Atria tapi karena gak tau jadi nunggu di Takayashima dan ternyata wisma atria sebelahan sama Ion) tempat dimana kami bakalan ketemu si N. Begitu ketemu, kami putuskan dengan makan dulu di Lucky Plaza. Dan nemu :


Holycow Steak Hotel di Singapura
Nah, kebetulan belom pernah makan yang di Indonesia (di jakarta bookk) maka dari itu kami makan siang (sore) ini deh. Pesen yang termurah aja. S$ 10.00 untuk pilihan steak-yang-lupa-namanya. Pilih tingkat kematangan Well-Done gw dan si N. Si A masih bingung mau makan apa. Tapi akhirnya pilih yang sama dengan kami di Holycow juga. Pilih steak yang sama tapi tingkat kematangan Medium.

Begitu di makan,

Si A protes 'Kok dalemnya masih rada mentas sih? punya kalian mateng gak?'

'Mateng' gw dan si N menjawab.

'Emang pesen apa?' salah satu dari kami bertanya.

'medium' dengan polosnya.

'Ya iyalah gak mateng. Kan mediuuuummm' serentak gw dan si N menjawab.

'Loh, bukannya medium itu ukurannya yah?'

'Bukaaaannnn' kami teriak 'Itu tingkat kematengannyaaaaa'

'HAHAHAHHAHAHA' kami semua ketawa.

Oke lanjut (masih cekikikan).

Selesai makan kami keluar menjelajah lagi. Waktu itu hari sudah malam. Dan Orchad Road pun bermandikan cahaya. Lampu warna warni dimana mana. Sungguh Cakep!!!

Ini beberapa foto yang gw ambil:

Beberapa foto yang tertangkap kamera
Setelah bernarsis narsis ria, kami pun melanjutkan tujuan kami selanjutnya; Marina Bay.
Kami naek MRT dari Orchad ke Dhoby Ghaut untuk ganti MRT dan menuju ke Marina Bay. Lumayan rame yang pergi kesana. Berdesak desakan. Untung tidak penyet kegencet orang.
Sampai di stasiun MRT Marina Bay. Kekesalan pun membuncah. Rame dan ADA ANAK KECIL YANG PAKE HEADPHONENYA DR. DRE MASAAAAAAA. Gak sopan banget itu anak. HUH!

Jalan beberapa meter (tapi lumayan pegel) kami sampai juga di Olympic Walk. Sebuah arena yang berhadapan langsung ke laut dan bersebelahan Marina Bay Sand Hotel. Disitu ada deck dan sebuah taman yang luas dan sudah banyak yang berkerumun menunggu acara pergantian tahun. Kami pun mencari cari tempat strategis yang  bisa kami tempati dan tidur tiduran (ternyata ada yang bawa tikar dan perlengkapan rumah lainnya!). Ternyata banyak juga yang bawa kamera dan TRIPOD. Kami melupakan (malas bawa) benda berkaki tiga tersebut. Alhasil yah bakalan di tarok di lantai kayu nanti kameranya. Naseb.

Dapet tempat yang tidak berada di pinggir dari deck. Agak ujung sih, tapi tidak terlalu ujung. Oke pindah. Ada tempat kosong eh ada yang teriak 'it was mine!' sepertinya dia ngomong seperti itu tapi gak jelas. Pokoknya seperti itu dah. Sudah sampai ujung deck dan tidak mendapatkan tempat yang enak. Lalu kami duduk lah dengan asal yang berdekatan dengan pinngir deck. Alhamdulillah yah kalo berusaha dan berdoa bakalan di kasih tempat, kami dapet tempat juga di pinggir deck. Terima kasih kepada orang yang di sebelah kanan kami. Kurang tau orang mana tapi sepertinya dari myanmar atau burma atau mana pun kata si N. Jeprat jepretlah kami disitu. Ini beberapa hasilnya:

Suasana Pinggiran Laut Marina Bay penuh dengan orang

Suasa Singapura di malam hari

Pesawat berlampu yang terbang di atas Marina Bay
Untuk menunggu jam 00.00 waktu singapura, kami ya melongo dan ngobrol ngobrol dengan santai dan membicakan si R yang tiba tiba menyusul ke singapura dari batam kapal malam. Gila dan nekat. Iya sama teman, tapi kalo udah jam segitukan ramenya minta ampun. Jadilah kami menunggu dia. Mana segala macam alat komunikasi mati kehabisan batre. Ya mudah mudahan bertemu (ternyata tidak ketemu dengan si R).

Menjelang (semenit) jam pergantian tahun, dari arah kiri (main stage sebelah kanan) sudah bersorak sorai. Entah apa yang mereka teriakkan. Pokoknya teriak. Ternyata orang singapura seperti itu juga. Gak kalah dengan orang indonesia yah. hmmm....

Pergantian tahun pun di mulai. Berhitung 5...4...3...2...1 dan DUAR! kembang api muncul dengan indahnya. Yang punya kamera siap siap mengabadikannya. Gw juga sempatt mengabadikannya. Ini fotonya:

Pertunjukan Utama
Akhirnya perayaan itu muncul juga. Entah berapa menit kembang api terus bermunculan di langit singapura. Pokoknya kami semua yang berada disitu terpuaskan!!! semua teriak HAPPY NEW YEAR 2012!!!!

Satu masalah yang akan terjadi jika acara sudah selesai: Manusia. Ingin pulang dan cepat. Pasti. Tapi dengan seribu lebih orang yang ada dan menuju ke satu tempat yang sama adalah kegilaan. Iya itulah yang kami bertiga hadapi. Manusia macet total! menuju satu stasiun MRT di Raffles Place dan berjalan kaki di tengah jalan raya dan berdesak desakan. Kalau di indonesia motor dan mobil yang berdesak desakan, di singapura manusia lah yang berdesak desakan. Pengap dan panas. Apalagi kami di kerubungi oleh orang india. Yep orang india. Yang baunya entah kenapa campuran rempah rempah yang kena keringat dan bau sekali. Si N bilang kerumunan kari ayam. hahahaha.

Itu jam 1 lebih dan MRT hanya beroperasi sampai jam 2 pagi. Tujuan kami ialah Bugis. Kenapa Bugis? karena disitulah terdapat Starbucks yang beroperasi 24 jam!!! HAHAHAHAHA.

Rencana awal memang kami akan ngemper disitu. Bukan karena nggak dapet penginapan, tetapi karena menghemat. :P

Jadilah kami duduk, tidur, jungkir balik di starbucks bugis junction. Rame juga yang nongkrong ampe pagi disitu. Gak hanya kami saja. Untung tidak di tangkep polisi. Hahahahaha.

Kami berangkat meninggalkan jejak pantat pantat seksi kami di starbucks jam 7 kurang. Menuju Harbour Front karena kaki capek dan ingin mencari barang di Vivo City yang mana buka pukul 10. YAK SODARA SODARA PUKUL 10 PAGI!. Kami tidak tidur selama 24 jam penuh! dan kami lapar. Sarapan apa? alternatif yang paling memungkinkan adalah Mcd. Yep MCD!.

Rame juga yang masih mengantuk di McD Harbour Front. Ada yang baru pulang dari Siloso Beach dengan Beach Partynya. Ada juga yang seperti kami. Ngegembel cantik dan ganteng. #halah

Setelah sarapan dan mengenyangkan diri, kami pergi mencari udara segar di depan Vivo City yang berhadapan laut. Awalnya cantik seperti matahari pagi pertama kali di 2012 :

Matahari Terbit di awal tahun 2012
Tapi, sebelum gw mengambil foto matahari terbit itu, telah terjadi kesedihan yang mendalam. Macro Lens Converter ku menggelinding dan jatoh ke laut. YAK! MENGGELINDING DAN JATOH KE LAUT!!

Ketika jatoh dari genggaman dan pembungkusnya gw hanya bengong menyaksikan dia asik menggelinding ke arah laut. Seperti sudah tau jalan hidupnya dan dia nyempul deh ke laut. Teman teman gw udah teriak teriak aja. Gak bisa ngejar dan berbuat apa apa lagi. Gw hanya ketawa miris. Ha ha ha ha ha.

Ya ampun, hilang deh S$98 gw. Tapi untungnya masih di singapura dan gw masih bisa membelinya (yang akhirnya gak dapet). Sejak saat itu gw lemes (karena ngantuk dan jatuhnya benda itu). Sudahlah. Apa nak di buat. Mau terjun dan berenang nanti gw kena denda dan basah. Biarkan saja dia di miliki ikan ikan dan ikan tersebut bisa motret macro. :""(

Selanjutnya, kami tidur tiduran. Enak juga tidur sebentar. Untung tidak ada petugas atau pun polisi yang melarang kami tiduran di taman Vivo City.

Merasa sudah puas dan sedih, kami mulai lah masuk ke Vivo City dengan gontai gantuk (dan sedih. gw). Belom buka juga toko toko yang ada di mall tersebut. Marilah kita ngegembel. Ada tempat duduk di tengah jalan dan ada COLOKAN!!! yang tidak kami temukan sewaktu di starbucks bugis. Aneh emang strabucks gak menyediakan colokan listrik. Pelit amat mereka!. huh!
Akhirnya hiduplah harapan kami. Pertama tama sih HPnya si N lalu si A dan gw gak dapet giliran karena toko toko pada buka dan mulai ramai orang orang. *manyun*.
Sebelum itu kami sempat gila gilaan. Foto sana sini didepan plang nama toko dan loncat sana sini seperti lumba lumba (si A dan N). :D

Toko semua sudah buka, mencarilah kami dengan wajah yang kusut dan jalan seperti zombie. Keliling beberapa kali dan barang yang dicari pun tidak ketemu. Eh, malah si N dan A bershopping ria. Mereka dapet baju dan tas diskon. GIRLS!!!
Dan tentu saja kami ke toilet!!! Susah sekali mencari toilet yang buka di luar mall. Di starbucks pun tidak ada toilet yang notabene  buka sampai 24 jam masa tidak menyediakan toilet! huh!.
Gw hanya jadi penonton dan duduk manis (hal yang sama ketika cowok di dunia ini di ajak belanja).

Puas berkeliling (karena capek juga) mencari yang kami cari tidak ada, kami menuju harbourfront untuk check in buat pulang. Saat itu jam 12 siang dan antrian sudah panjang aja doooong. Sial. Kenapa gak dari awal yah check in. Mana dapet kapal yang jam 16.10 lagi (gw dan si A) sedangkan si N dapet kapal yang jam 14.20 karena beda kapal dan tujuan. Huh. Mana ngantri untuk check in butuh sejam-an. Kesel dan pegel semua.

Cari makan lah alternatifnya.

Entah kenapa kalau ngantuk ini pengen makan aja. Mungkin karena membutuhkan tenaga lebih karena tidak tidur 33 jam (dihitung sampai pulang ke rumah minggu jam 6 sore, bangun tidur sabtu jam 9 pagi. kalo kurang atau lebih ya anggaplah segitu). Naek kapal, kami berdua memanfaatkan untuk tidur. Tergoyang sana sini karena kapal tidak stabil seperti badan dan perasaan ini. #halah. Nyampe batam, kami Makan lagi. Hadeeeuuuuh...

Sampai rumah. Mandi (selama disana gak sikat gigi). Ganti baju dan tidur. jam 7 sampai jam 7. 12 jam tidur.
Paginya ke kantor dan masih NGANTUK!

Demikianlah cerita perayaan tahun baru saya. Ke Singapura. Bisa mencoba tahun depan kalau masih ada :P

*pijat pijat kaki*

5 responses to “New Year Eve 2012

  1. Anonymous

    itu yang pesen steak kemudian si A, bukan si N *protes* and thank God for not posting the lumba-lumba pic :o masih berduka juga atas converternya *puk-pukin dudi*

  2. poto lumba-lumbanya manah =))

  3. foto lumba-lumba sama mba ambar kan ya? *fiuh*

  4. mas geblek: sama si A fotonya. Nanti ah mintak. huahahaha

  5. Anonymous

    turut berbela sungkawa atas kepergian lensa macronya mas. semoga pemilik yang ditinggalkan diberi ketabahan.. :)

Archives