Pertama-tama ijinkan saya ketawa terdahulu
HAHAHAHAHAHAHAHA
Kenapa saya?
Karena ada berita yang di infokan oleh teman saya tentang web koran lokal di batam yang menganjurkan para pembaca harus berlangganan dengan cara membayar untuk bisa membaca berita-berita yang di muat pada web tersebut.
Padahal, mereka sudah menerbitkan edisi cetak yang harganya 2.000 rupiah.
Dengan halaman yang tidak banyak.
Dan kebanyakan isinya berisi dengan kekerasan dan berita seksualitas.
Malah membuka web yang isinya sama persis dengan edisi cetak dan bayar pula.
Siapa coba yang akan membayar dengan berita yang tidak berguna.
Kenapa tidak meniru koran-koran nasional yang punya web tidak berbayar dan isinya emang layak untuk dibaca. Jika koran nasional tersebut mengadakan pembayaran juga bakalan ada yang akan membayar mereka. Isinya berbobot gituloh.
Ini sudah koran lokal, kecil, isinya gak guna eh malah melakukan pembayaran untuk membaca berita mereka di web.
Apa laku?
Saya hanya ketawa membaca web mereka yang mengatakan harus membayar bila ingin membaca berita mereka.
Sekali lagi saya ingin ketawa
HAHAHAHAHAHAHAAH
Sent from my iPad
Post a Comment