Dunia ini penuh kejutan.
Kadang merasa sedih.
Kadang merasa bahagia dan gembira.
Kadang sukses.
Kadang bokek.
Sama halnya dengan sesuatu yang harusnya di selesaikan tepat waktu tetapi malah melanggar konsisten.
Ya, saya berbicara tentang diri saya sendiri.
Awal semester, semuanya terasa indah sekaligus menyedihkan.
Belum kerja, dan punya niat untuk menyelesaikan TA akhir tahun 2010.
Nyatanya, belum juga kelar.
Walaupun saya mendapatkan kerjaan, bukan berarti saya berhasil membuat semuanya lancar.
Mungkin saja-just my opinions-ini semua karena kerjaan yg sangat sibuk dan tidak bisa konsen di luar itu.
Jadinya si TA terbengkalai sampai pergantian tahun kemaren.
Bukan ingin menyalahkan kerjaan, tapi emang itu yang terjadi.
Ya, saya bekerja di kampus tempat saya kuliah.
Bukannya malah tambah lancar tapi malah tambah kacau.
Katakan saja jika saya ingin bimbingan atau bisa dibilang me-explore semua isi kampus untuk penelitian saya, tapi apa daya waktu pun tak ada.
Terlalu banyak kerjaan, sehingga saya tidak bisa meniliti untuk isi TA saya.
Di tambah lagi dengan perubahan status kampus ini dari swasta menjadi negeri, sehingga membuat semua bekerja keras dari biasanya.
Bertambahlah ketidakkonsenan saya ini.
Ini itu ingin di urus.
Harus selesai tepat waktu.
Semuanya harus beres.
Bayangkan saja, saya tidak di perkenankan bimbingan selama bekerja.
Ya, saya tahu itu jam kerja.
Tapi selayaknya si tempat kerja lain seharusnya ada saatnya butuh bimbingan di tempat kerja yang ia teliti.
Bukan seperti ini harus di batasi untuk berjumpa.
Ya, saya telah 3 bulan berkerja di tempat ini.
Bukan berarti saya ingin keluar
Tapi tidak ada kejelasan yang pasti terhadap kerjaan dan status.
Saya sadar akan kemampuan diri sendiri.
Tidak bisa di paksakan.
Saya memilih untuk mengulang semester depan.
Lebih tenang.
Karena tidak ada mata kuliah yang harus saya ambil.
Dan saya dapat berkonsentrasi dalam urusan ini.
Semoga saja.
Saya lagi menonton Gossip Girl
Saya tau itu tidak penting.
Abaikan
Post a Comment