22 Januari

Dua puluh satu tahun yang lalu saya di lahir kan di dunia ini.
Dilahirkan sebagai anak pertama dari pasangan suami istri yang tinggal di daerah Langsa, Aceh Timur. Bukan di kotanya tapi di desa yang bernama Bukit Panjang kecamatan Seunebok Baru. Desan atau dusun yang di atas bukit dan berjalan batu itu adalah sebuah perkebunan sawit milik pemerintah. Kakek dan nenek ku dulu bekerja disitu tapi sekarang mereka sudah tidak bekerja lagi, alias pensiunan. Desa ku aman dan tentram. Tapi aq lahir tidak di desa tersebut melainkan di rumah sakit umum di kota. Tetapi, ari-ari (tali pusar. red) di tanam di samping rumah nenek ku yang berarti saya selalu dan akan datang ke desa itu dan memanggilnya kampungku.

Nama ku Dudi Aditya. Saat ku tanya asal muasal dari mana mereka memberiku nama itu mereka hanya menjawab "itu dari bu'lek-bu'lek (tante red) mu, mereka yang milih". Hmm... Mereka (orangtuaku) ternyata tidak tau mau ngasih nama apa, makanya nanya ama bu'lek-bu'lek ku. Dan aku di panggil Didit (duDi aDITya). Sedari kecil aku di panggil itu. Sampai sekarang pun masih tetap di panggil itu. Tetapi hanya keluarga, teman dan orang-orang terdekat.

Aku sangat berbahagia dilahirkan di keluarga yang berkecukupan. Limpahan kasih dan sayang selalu tercurahkan kepada diriku.

Terima kasih kepada orang tuaku, yyang telah melahirkan, mengajarkan, menjaga, menyayangi, dan mengasuh aku dari kecil hingga saat ini.

Aku tidak bisa membalas semua pengorbanan kalian.

Terima kasih.
Happy Birthday to me...

Sent from my BeBek®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
http://dudidit.blogspot.com

2 responses to “22 Januari

  1. makan makan dudi
    siapin piring :)

  2. mariii... siapin piring masing2 di rumah dan mari makan.. hihihi

Archives